BNPT Deradikalisasi ABB Diajarkan Kebangsaan, sampai Wirausaha

  • Whatsapp
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

WartaBogor.com – Direktur Penegakan Hukum BNPT, Brigjen Pol Eddy Hartono mengatakan akan melakukan program deradikalisasi, terhadap Abu Bakar Ba’asyir (ABB) yang akan segera bebas.

Program Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tersebut diharapkan mampu mengubah pola pikir mantan narapidana yang terpapar paham radikalisme.

Read More

Sehubungan dengan rencana akan bebasnya Abu Bakar Ba’asyir yang menjalani hukuman di lapas khusus Gunung Sindur, sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 5 2018 dan Peraturan Pemerintah nomor 77 tahun 2019 akan melaksanakan program deradikalisasi.

Brigjen Pol Eddy Hartono menjelaskan deradikalisasi ini dilaksanakan kepada tersangka, terdakwa, terpidana, narapidana, mantan narapidana, dan orang atau kelompok yang sudah terpapar paham radikal terorisme.

Dia mengatakan sebelum menjalankan program tersebut BNPT telah berkomunikasi dengan keluarga dan Abu Bakar Ba’asyir. “Kami juga berkoordinasi dengan stakeholder terkait, seperti Lembaga Pemasyarakatan, Polri, dan Departemen Agama,” kata Brigjen pol Eddy Hartono.

Brigjen Pol Eddy Hartono menjelaskan program deradikalisasi ini yaitu memberikan wawasan kebangsaan, wawasan keagamaan, dan bahkan kewirausahaan yang dapat dilaksanakan dengan baik.

“Kami berharap Abu Bakar Ba’asyir setelah bebas dapat memberikan dakwah yang damai, yang menyejukan,” kata Brigjen pol Eddy Hartono.

Bupati Bogor Ade Yasin mewajibkan keluarga maupun simpatisan narapidana terorisme Abu Bakar Baasyir membawa hasil tes cepat COVID-19 atau rapid test antigen saat penjemputan di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jumat (8/1/2021).

“Banyak yang datang, ya terpaksa harus ikuti prokes (protokol kesehatan), dan bawa surat Rapid Test Antigen. Jadi diperiksa dulu, ini pasti dari luar (Bogor),” kata Ade Yasin. (rub/WB)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *