Warga Tolak RSI Aysha, Ini Pernyataan Lengkapnya

  • Whatsapp
Forum Aspirasi Warga RW 18 Perumahan Acropolis Karadenan Cibinong, Bogor, menolak rencana pembangunan RSI Aysha/Istimewa
banner 468x60

WartaBogor.com – RSI Aysha yang pembangunannya berlokasi di perumahan Acropolis Karadenan Cibinong berindikasi memberikan banyak kerugian dan dampak buruk jangka Panjang bagi warga sekitar.

Perencanaan Pembangunan RSI Aysha ini telah di mulai sejak tahun 2018, tetapi hanya segelintir warga yang terlibat dan diminta persetujuan untuk proses pembanguan RSI ini.

Situasi inilah yang memicu warga RW 18 untuk memberikan peringatan kepada RSI Aysha untuk mempertimbangkan beberapa keberatan sekaligus terindikasi terdapat kecurangan dan tidak transparansinya proses pembangunan RSI Asha ini dengan kronologis sebagai berikut :
1. Sejak tahun 2018 – 2020 pihak pengembang dalam hal ini Yayasan Pendidikan ArRohman tidak melakukan pelibatan dan partisipasi warga RW 18 secara terbuka dan transparan dalam penyampaian seluruh proses perencanaan pembangunan RSI Aysha, sekaligus manfaat yang bisa diterima warga.
2. Ada indikasi pemaksaan agar warga menyetujui proses pembangunan RSI Aysha, dimana persetujuan hanya dilakukan di tingkat RW tanpa mendengarkan aspirasi para ketua RT yang tidak menyetujui proses pembangunan tersebut, sehingga semua warga dianggap setuju hanya melalui perwakilan beberapa Ketua RT dan segelintir warga.
3. Tidak transparannya Yayasan Pendidikan ArRohman dalam menjelaskan setiap tahapan dan detail pembangunan yang harus di uji sekaligus mendapatkan ijin dari pihak-pihak berwenang seperti ijin Amdal (analisis dampak lingkungan) sekaligus tahapan pengelolaan limbah (padat dan cair) berbahaya RSI kedepannya. Penjelasan Amdal dan pengelolaan limbah berbahaya RSI sangat dibutuhkan warga untuk mengetahui seberapa besar resiko dan dampak berbahaya jangka Panjang yang bisa dialami oleh warga sekitar dari pembangunan RSI tersebut
4. Karena RSI berdiri di dalam komplek Acropolis di apit dua sekolah yaitu Anugrah Insani dan Al Madina (pemiliknya sama Yayasan ArRohman) ditambah satu develover perumahan baru (ICON ACROPOLIS) dan warga kampung menggunakan fasilitas jalan yang sama, maka secara otomatis akan membuat kemacetan, keributan, kecelakaan dan situasi lainnya yang tidak bisa diprediksi.
5. Dampak jangka Panjang lainnya, diindikasi tingkat keamanan warga menjadi lebih rentan terhadap pencurian dan kasus-kasus criminal lainnya.

Situasi diatas memperlihatkan warga sesungguhnya mengalami kerugian paling banyak dari pembangunan RSI AYSHA tersebut, untuk itu Forum Aspirasi Warga RW 18 menyatakan tuntutan kepada pengembang RSI dalam hal ini Yayasan Pendidikan ArRohman untuk :
1. Melakukan musyawarah dan mufakat Kembali untuk menjelaskan seluruh kronologis dan keberatan warga diatas,
2. Meminta Pengembang RSI untuk memberikan site plan yang komprehensif sekaligus mampu menjawab tuntutan dan kerugian warga jangka panjangnya/
3. Jika Pengembang RSI AYSHA tidak bisa memberikan jawaba terhadap keluhan warga tersebut maka kami menyatakan :

MENOLAK TEGAS PEMBANGUNAN RSI AYSHA DI KOMPLEK ACROPOLIS KARADENAN KARENAN MERUGIKAN DAN BERINDIKASI MENGANCAM JIWA WARGA SEKITAR.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *